Apa Itu Android ?

apa itu android

Android merupakan nama sistem operasional pada gawai seperti ponsel, ponsel pintar, dan komputer tablet. Produk ini muncul pada tahun 2007. Sistem operasionalnya berbasis Linux dan dikembangkan oleh Google Inc. Karena itu, Anda bisa langsung mengakses Gmail dari ponsel tersebut.

Ponsel perdana Android mulai dirilis pada bulan Oktober tahun 2008. Sesuai namanya, simbol Android berupa robot dengan dua antena di kepala. Nama ini pun lazim digunakan dalam film-film fiksi ilmiah futuristik untuk menggambarkan robot-robot canggih ciptaan manusia. Inilah image yang selalu ingin dipertahankan oleh Android: menjadi yang terdepan dan paling berkelas dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Tidak seperti lazimnya ponsel biasa, Android tidak menggunakan tombol-tombol keyboard di bawah layar. Tombol-tombol yang tersedia hanya untuk menyalakan dan mematikan, membesarkan dan mengecilkan volume suara, serta tombol pengunci (lock). Jadi, penggunaan Android lebih banyak dengan cara menyentuh layar, baik menggeser, mengetuk, hingga mengetik di papan virtual.

Tidak hanya ponsel, ponsel pintar, dan komputer tablet, Android juga telah menambah variasi produk mereka berupa AndroidTV, Android Auto untuk mobil Anda, hingga Android Watch. Yang terakhir mungkin sesuai khayalan di film-film fiksi ilmiah yang menjadi nyata: jam tangan dengan antarmuka bagi pengguna yang berbeda. Ada juga yang untuk laptop, konsol permainan, hingga kamera digital.

Mengapa banyak yang menyukai produk Android? Menurut beberapa perusahaan teknologi di dunia yang menggunakannya, Android termasuk produk dengan sistem operasional yang berbiaya murah, ringan, dan dapat dibuat customised. Banyak perusahaan startup berbasis digital yang memanfaatkan Android untuk lahan aplikasi online mereka karena terasa lebih mudah dan terbuka.

Pamor Android makin melejit pada bulan November 2013. Samsung merupakan produsen ponsel pintar yang paling banyak menggunakan sistem ini, yaitu sebesar 64 persen. Bahkan, hingga pada bulan Mei di tahun yang sama, hingga 900 juta perangkat Android telah diaktifkan. Google Play juga mendata ada 48 miliar aplikasi terpasang di sana. Hebat sekali, bukan?

Apa sajakah ragam versi produk Android? Hmm, berhubung banyak menggunakan nama-nama makanan dan camilan, dijamin Anda akan tergiur. Eh, tapi jangan dimakan betulan, ya?

Android Ice Cream Sandwich (4.0) 

ice cream sandwich

Hmm, namanya sangat menggiurkan, bukan? Siapa yang tidak suka dengan ice cream sandwich? Anda pasti juga suka ini, meskipun tidak bisa memakannya. Versi 4.0 ini masih sederhana, dengan fitur pengenalan wajah sebelum mengaktifkan ponsel.

Android Jelly Bean (4.1) 

jelly bean

Jangan bayangkan jelly bean yang mungil, warna-warni, dan terasa manis saat dimakan. Android Jelly Bean (4.1) memiliki beberapa kelebihan, seperti: voice search yang lebih gesit, informasi cuaca, lalu lintas, hingga papan virtual yang oke punya dan tidak sulit digunakan. Kekurangannya? Beberapa pengguna merasa bahwa baterai ponsel ini tidak begitu awet, namun ada juga yang menganggapnya cukup hemat.

Android Jelly Bean (4.2) 

Versi ini dianggap lebih inovatif dari versi lama. Banyak fitur yang bisa digunakan di sini, hingga mirip seperti komputer mini sekaligus ponsel. Mau browsing di internet? Pakai Google Chrome. Ada juga fitur Notifications yang bisa Anda set sebagai pengingat, misalnya Google Calendar. Beberapa fitur lain termasuk Google Assistant, Barrel Roll, Smart Widget, dan masih banyak lagi. Bekerja secara mobile terbantu berkat Android yang satu ini.

Android Jelly Bean (4.3) 

Si bungsu dari Android Jelly Bean bersaudara ini rilis pada tanggal 23 Agustus 2013. Nexus 7 adalah salah satu ponsel yang menggunakan sistem ini. Jika si kecil ingin meminjam ponsel Anda untuk main online games, ada menu Restricted Profiles. Jadi, tidak semua aplikasi bisa mereka buka.

Android Kitkat (4.4) 

android kitkat

Kalau yang ini keluar pada tanggal 28 Oktober 2013. Mau SMS, ada Google Hangouts. Dengan ini, Anda juga bisa mencetak secara nirkabel dengan sistem Cloud. Cukup kirim perintah ke komputer yang terkoneksi dengan printer.

Android Lollipop (5.0) 

android lollipop

Kalau yang ini dirilis pada tanggal 3 November 2014. Banyak kualitas fitur yang sudah ditingkatkan, seperti audio dan video yang lebih jernih, notifikasi yang lebih mudah diakses, dan masih banyak lagi. Sepertinya, kiprah Android tidak akan berhenti sampai di sini. Mari kita lihat kelanjutannya nanti.

Android Marshmallow (6.0)

android marshmallow

Android versi Marshmallow resmi dirilis pada bulan oktober 2015. Google meningkatkan kemampuan android dari versi ini salah satunya adalah fitur  Doze yang dapat menghemat baterai dibanding dengan versi android sebelumnya. Terdapat juga beberapa tampilan yang berubah dan tentunya lebih simple dan stylish. Pada android Marshmallow juga fitur fingerprint dapat digunakan.

Versi android berikutnya itu adalah android N (7.0) yang di rumorkan memiliki nama Nougat. Lihat artikel mengenai apa saja yang baru pada android Nougat.

Post a Comment

Back to top
Scroll to top