Cara Menggunakan GitHub dan Membuat Repository Baru

Cara Menggunakan GitHub dan Membuat Repository Baru
Kali ini mimin akan share beberapa tutorial cara menggunakan VCS GitHub. Bagi kalian yang belum mengenal GitHub, kalian dapat membaca artikel mengenai Apa itu GitHub ? dan Apa fungsi dari GitHub. Sebelumnya jika kalian belum memiliki akun GitHub kalian dapat membuat akun GitHub baru secara gratis di halaman utama pada GitHub.

Membuat Repository Baru

Repository merupakan fungsi utama dalam menggunakan GitHub, repository merupakan tempat kalian menyimpan file-file dari project yang kalian buat. Repository juga akan melacak setiap perubahan yang kalian lakukan pada file-file. Berikut cara membuat repository baru pada GitHub:
  1. Pada halaman utama setelah Login klik pada New Repository. Dapat kalian lihat juga pada bagian bawahnya merupakan daftar repository yang telah kalian buat.
    Cara Membuat Repository Baru Pada GitHub
  2. Isikan data sesuai dengan yang kalian inginkan. Pastikan kalian mengisi data sesuai dengan project yang ingin kalian buat agar dapat membedakan dengan repository lainya.
    Cara Membuat Repository Baru Pada GitHub
    Repository name - Masukkan nama repository kalian.
    Description - Masukkan deskripsi singkat mengenai project kalian.
    Centang juga pada Initialize this repository with a README untuk memberikan informasi kepada orang lain mengenai project kalian. Setelah selesai mengisi data, klik pada Create repository untuk membuat repository.

Upload File Project ke Repository

cara upload file project ke repository GitHub

Ini merupakan tampilan halaman setelah kalian selesai membuat repository. Dapat kalian lihat pada repository yang kalian buat terdapat 1 file yaitu README.md yang kita buat saat pertamakali pembuatan repository. Kalian juga dapat mengedit file README.md agar mempunyai informasi yang lebih detail mengenai project yang kalian buat. Langkah selanjutnya adalah menambahkan file-file project ke dalam repository dengan cara:
  1. Klik pada tombol Upload files.
  2. Klik pada Choose your files untuk memilih file yang ingin kalian masukkan ke repository kalian. Kalian juga bisa melakukan drag & drop pada kotak upload agar lebih cepat.
    Cara Upload File Ke Repository GitHub
  3. Langkah selanjutnnya adalah melakukan Commit. Kalian juga harus menyediakan keterangan singkat mengenai file yang di upload. Kalian juga dapat menambahkan deskripsi (opsional). Keterangan singkat ini pada tiap commit yang kalian lakukan berguna agar kalian dapat sekilas melihat perubahan yang dilakukan.
    Cara Upload File Ke Repository GitHub

Melakukan Perubahan Pada File

Tentunya file yang kita upload bisa mengalami perubahan. Untuk melakukan perubahan kalian bisa dengan mengupload file dengan nama yang sama ataupun langsung mengeditnya pada GitHub dengan cara:
  1. Klik pada salah satu file yang ingin kalian edit.
  2. Klik pada lambang pencil di sebelah kanan.
Seperti biasa, setelah melakukan perubahan dan sebelum melakukan commit maka sebaiknya kalian memberikan keterangan singkat mengenai perubahan yang kalian lakukan. 

Melihat Perubahan Yang Terjadi Pada Setiap Commit

Kalian bisa melihat detail perubahan yang terjadi pada setiap commit dengan cara:
  1. Buka halaman utama repository kalian. Pada status bar, kalian dapat melihat total commit yang telah kalian lakukan. Klik pada tulisan commit tersebut.
    Melihat perubahan pada setiap commit github
  2. Pilih pada commit mana yang ingin kalian lihat perubahanya. Dapat kalian lihat setiap commit mempunyai keterangan singkat yang kalian masukkan.
    Melihat perubahan pada setiap commit pada GitHub
  3. Kalian dapat melihat detail perubahan yang terjadi. Baris yang berwarna Hijau merupakan baris yang baru ditambahkan dan baris yang berwarna Merah merupakan baris yang telah di hapus.
    melihat detail perubahan pada setiap commit yang dilakukan
Bagaimana mudah bukan menggunakan GitHub ? Tentunya masih banyak fitur lainya yang dimiliki GitHub yang belum mimin bahas. Informasi di atas merupakan cara umum menggunakan GitHub dalam membuat sebuah project baik web ataupun aplikasi android. Dengan GitHub kalian bisa melacak setiap perubahan yang terjadi dan membandingkannya. Adapun tutorial lengkap yang disediakan GitHub dalam bentuk bahasa inggris di sini:

cuacaKu | Aplikasi Buatan Mimin ke 3

cuacaKu Aplikasi Buatan Mimin ke 3
Kali ini mimin akan share aplikasi android sederhana buatan mimin. Nama aplikasi ini adalah cuacaKu. Dari namanya saja kalian sudah bisa menebak bahwa aplikasi ini mengenai cuaca. Besar aplikasi ini hanya 2 MB.

Tentang Aplikasi Ini

cuacaKu Aplikasi Buatan Mimin ke 3

Seperti yang dapat kalian bayangkan, aplikasi ini mengenai cuaca. Aplikasi ini memberikan informasi yang up to date mengenai cuaca di daerah yang diinginkan. Aplikasi ini masih belum menggunakan GPS untuk mendapatkan lokasi user. Jadi, lokasi yang diinginkan masih hard coded langsung pada proses pembuatan aplikasi. Jika kalian ingin mendownload aplikasi ini, mimin sudah share aplikasi ini di GitHub yang bisa kalian lihat pada bagian bawah halaman ini.

Aplikasi ini mimin buat agar mimin dapat melihat kondisi cuaca secara cepat tanpa menggunakan GPS dan hanya memerlukan koneksi internet saja. Adapun kekuranganya yaitu aplikasi ini masih belum menggunakan GPS untuk mendapatkan posisi dari user. Terdapat juga data cuaca tiap jam dan tiap harinya.

Proses Pembuatan Aplikasi

Seperti biasa, aplikasi ini mimin buat menggunakan android studio. Pada aplikasi ini, mimin menggunakan API https://developer.forecast.io untuk mendapatkan kondisi cuaca di daerah tertentu. Kalian juga bisa menggunakanya secara gratis, hanya saja terdapat limit atau batasan rqeuest yaitu sebesar 1000 / hari. Lumayan untuk kalian yang ingin mencobanya.

Pada aplikasi ini juga setiap request yang kita lakukan dan berhasil maka server akan mengirimkan data cuaca berupa JSON (Javascript Object Notation) yang kemudian kita masukkan datanya pada tiap variable untuk ditampilkan. Adapun beberapa pelajaran penting dalam pembuatan aplikasi ini yaitu:

RecyclerView & ListView - merupakan sebuah fitur dimana kalian dapat menghemat kinerja memori android dalam menampilkan data dalam bentuk list dengan hanya menampilkan data yang muat pada layar dan ketika di scroll data yang sudah tidak terlihat akan di replace dengan data yang akan dilihat.

Link GitHub

Bagi kalian yang ingin mengubah latitude dan longitude agar sesuai dengan tempat kalian, mimin sudah memasukkan project ini pada GitHub dan sengaja belum mimin publish di Play Store. Untuk mengubah latitude dan longitude kalian dapat mengubahnya pada file MainActivity.java seperti pada gambar berikut:
cuacaKu Aplikasi Buatan Mimin ke 3
Untuk mengubah nama tempat dimana mimin membuatnya Bogor, Indonesia. Kalian bisa membuka file activity_main.xml pada file layout dan ubah nama tempat sesuai dengan nama tempat kalian.
cuacaKu Aplikasi Buatan Mimin ke 3
Nah berikut link aplikasi ini pada GitHub untuk kalian yang ingin mempelajari aplikasi mimin ini. Bagi kalian yang belum mengetahui cara copy project di GitHub ke Android Studio, kalian bisa membaca artikel, cara copy project android di GitHub langsung ke Android Studio.

Cara Copy Project Android di GitHub Langsung ke Android Studio

Cara Download Project Android di GitHub ke Android Studio
Hi kali ini mimin akan memberikan tutorial bagaimana cara mengcopy repository atau project android ke android studio. Bagi kalian yang belum mengetahui GitHub kalian bisa membaca artikel apa itu GitHub dan apa fungsi dari GitHub.

Kalian pasti sebelumnya sudah melihat beberapa aplikasi buatan mimin diantaranya sebelum artikel ini dibuat yaitu:
Nah project atau aplikasi yang mimin buat ini semuanya mimin simpan pada VCS online yaitu GitHub. Nah bagi kalian yang ingin membuka filenya pada android studio kalian tidak perlu mendownload tiap file satu-satu. Ada cara cepat untuk memasukkanya langsung ke android studio melalui fitur android studio itu sendiri.

Sebelumnya, pada tutorial ini kalian harus mempunyai akun GitHub terlebih dahulu karena cara ini memerlukan autentikasi akun GitHub kalian. Jika belum, kalian bisa melakukan registrasi pada halaman Registrasi GitHub.

Copy Project Android GitHub ke Android Studio

  1. Pada halaman utama project android yang ingin kalian download di halaman GitHub ( Contohnya mimin ingin mengcopy project android Fakta Terpendam ). Klik pada Clone or Download > Copy url yang tertera disitu.
    Cara Copy Project Android di GitHub ke Android Studio
  2. Buka aplikasi android studio kalian.
  3. Pada menu bar pilih VCS > Checkout from Version Control > Github.
    Cara Copy Project Android di GitHub ke Android Studio
  4. Kemudian kalian akan diminta untuk Login menggunakan akun GitHub kalian.
  5. Masukkan / paste link yang telah kalian copy tadi ke bagian Git Repository URL.
    Cara Copy Project Android di GitHub ke Android Studio
  6. Klik pada clone. Setelah itu Gradle pada android studio akan otomatis mendownload dan membuka file yang telah kalian download / clone tersebut.
Setelah mendownload project tersebut kalian bisa langsung menjalankanya pada emulator atau kalian ingin melakukan sedikit perubahan pada filenya terlebih dahulu sebelum menjalankanya pada emulator android. Cara ini juga berlaku untuk semua project android yang terdapat pada GitHub tidak hanya aplikasi buatan mimin saja.

Itulah tutorial singkat cara mengcopy project android di GitHub ke Android Studio, semoga bermanfaat :)

Apa itu GitHub ? Dan Apa Fungsi Dari GitHub

fungsi dan pengertian dari github
Kali ini mimin akan membahas mengenai salah satu VCS terkenal yaitu GitHub. GitHub sekarang ini banyak digunakan bagi kalian yang bekerja secara kelompok ataupun sendiri. Bagi kalian yang belum mengetahui GitHub, berikut informasi mengenai GitHub beserta manfaatnya. GitHub termasuk VCS, jadi VCS dan GitHub sama saja.

Apa Itu VCS 

VCS atau singkatan dari Version Control System merupakan sebuah media yang mengatur versi atau file-file dari project atau aplikasi yang kalian buat. Tempat untuk menyimpan file-file tersebut pada VCS disebut juga repositories. Contohnya aplikasi line memiliki versi:
  • 6.3.2
  • 6.3.1
  • 6.3.0
  • dst
Dengan menggunakan VCS maka perubahan pada tiap file akan bisa terlacak. Jadi semisal kalian merilis aplikasi terbaru kalian, dan kalian ingin melihat perubahan atau perbedaan apa saja yang dimiliki oleh versi terbaru dan versi sebelumnya. Nah disinilah VCS yang bertugas sebagai pembanding, karena dialah yang melacak setiap perubahan yang kita lakukan. 

VCS banyak digunakan bagi para developer, baik web maupun android agar dapat memanage atau mengatur file-file mereka dan mencatat semua perubahan yang terjadi sehingga dapat menghemat waktu.

Jenis-jenis VCS

VCS terdapat 2 jenis yaitu lokal dan online. Maksudnya lokal adalah kalian dapat membuat repositories kalian sendiri pada komputer atau laptop kalian secara offline sehingga tidak membutuhkan koneksi internet. VCS lokal biasanya menggunakan command line untuk memanipulasi data. Terdapat juga beberapa VCS lokal yang menggunakan GUI yaitu GIT. Biasanya untuk VCS lokal para developer menggunakan software Git

Untuk VCS yang online tentunya untuk membuat repositories kalian membutuhkan koneksi internet. Terdapat banyak  VCS online di luar sana, contohnya:
  1. GitHub
  2. Bitbucket
  3. CodePlex

Fungsi Dari GitHub

GitHub merupakan VCS online yang sangat bermanfaat bagi mereka yang bekerja secara team maupun sendiri. GitHub sekarang ini banyak digunakan oleh para developer untuk mengatur file-file project yang sedang mereka jalankan baik secara team maupun perorangan.

GitHub merupakan VCS yang sudah menggunakan GUI sehingga mempermudah dalam mengatur file-file. Terdapat juga beberapa fitur-fitur tambahan pada GitHub yang menarik sehingga interface nya sangat nyaman untuk digunakan. Mimin juga menggunakan GitHub dalam mengatur file-file project yang mimin buat.

Untuk cara menggunakan GitHub kalian bisa membaca artikel cara menggunakan GitHub dan membuat repository baru.

Hidup Tanpa VCS

alasan menggunakan VCS GitHub

Bayangkan jika kalian bekerja pada sebuah team dalam suatu project. ketika kalian melakukan perubahan dan team kalian tidak mengetahui maka project yang kalian bangun akan menjadi berantakan. Atau kalian bisa menginformasikan perubahan yang kalian buat melalui SMS, Line, atau media sosial lainya. Tetapi itu semua tidak efektif.

Dengan VCS online atau remote repository, para anggota team hanya dengan Login dan masuk pada repository maka mereka dapat melihat perubahan yang kalian lakukan, karena VCS memberikan notifikasi setiap perubahan yang dilakukan. 

Perusahaan-perusahaan besar seperti teamtreehouse, facebook, dan twitter juga menggunakan VCS untuk mengatur atau mengelola file-file mereka. Hanya saja VCS yang mereka gunakan dibuat private jadi hanya orang-orang tertentu saja yang dapat melihat. Pada interview pekerjaan juga jika kalian bisa menggunakan VCS baik secara command line maupun GUI terutama GitHub maka kalian akan menjadi pilihan yang dipertimbangkan lebih dari yang lain yang tidak mengerti VCS.

Deep Web | Bagian Terdalam Dunia Internet

Deep Web Bagian Terdalam Dunia Internet
Kali ini mimin akan membahas bagian terdalam dari dunia Internet atau bisa disebut juga dunia maya. Nah bagian terdalam dari dunia internet ini juga disebut Deep Web. Berikut beberapa info mengenai deep web dan bahayanya.

Apa Itu Deep Web

Seperti yang disebutkan di atas, deep web adalah bagian terdalam dari dunia Internet. Selain Deep web hal ini juga biasa dipanggil Invisible webhidden webdark net atau sisi gelap dari dunia internet.  Tahukah kalian bahwa saat ini para pengguna internet di seluruh dunia hanya menikmati 4% daru seluruh konten di internet atau bisa dibilang sebagai permukaan dari internet, seperti Facebook, Google, Twitter, online shop dah sebagainya.

Mengapa bisa ?? Karena 96% sisanya banyak konten-konten yang terbatas jalur aksesnya yang dikarenakan oleh kerahasiaan yang ketat maupun ilegal, seperti dokumen rahasia pemerintahan negara (wikileaks), informasi-informasi penting yang ditutup-tutupi, penjualan hewan-hewan langka, jasa pembunuhan, human trafficking.

Deep Web juga tidak terindex ole search engine, jadi untuk mengakses deep web kita harus mengetikan urlnya sendiri. Oleh karena itu hanya orang-orang tertentu yang mengetahui url tersebut.

Bahayanya Deep Web

Untuk mengakses deep web tidak lah mudah seperti kalian mengakses web biasanya. Jika kalian mengaksesnya seperti biasa maka kemungkinan besar akan banyak virus masuk ke dalam komputer kita dan para hacker sudah siap dengan aksinya. Jadi untuk mengakses deep web kita harus merubah beberapa pengaturan network komputer kita terlebih dahulu seperti IP Adress, Mac, dll sehingga tidak mudah untuk mengakses deep web.

Jika kalian tidak merubah pengaturan network atau tidak menjaga keanoniman kalian dalam mengakses deep web, kalian juga bisa ditemukan atau terlacak oleh FBI dan dicurigai. Oleh karena itu mimin sarankan jangan pernah mengakses deep web. Akses lah web yang terdapat pada search engine karena deep web tidak pernah terindeks oleh search engine. Dan juga jangan lupa untuk menginstall anti-virus pada komputer kita.

Deep Web Infografik

Berikuta gambar yang menjelaskan bagian-bagian dari internet melalui permukaan hingga terdalam.
Deep Web Bagian Terdalam Dunia Internet

Cara Membuat Aplikasi Android Sederhana Dengan Android Studio

Cara Membuat Aplikasi Android Sederhana Dengan Android Studio
Kali ini mimin ingin kasih tutorial untuk membuat aplikasi android sederhana dengan software Android studio. Bagi kalian yang belum mengenal android studio kalian bisa membaca artikel android studio sebagai software pembuatan aplikasi android.

Pernahkah kalian membayangkan untuk membuat aplikasi atau game android kalian sendiri ?? yup membuat aplikasi android tidaklah susah asalkan kita mengetahui dasar-dasarnya. Sesuai dengan artikel bahasa pemrograman yang digunakan android, bahasa yang akan kita gunakan dalam pembuatan aplikasi ini pada android studio adalah java.

Aplikasi Yang Akan Dibuat

design mockup hasil jadi aplikasi android sederhana
Aplikasi android yang kita buat kali ini cukup sederhana. Gambar di atas merupakan mockup atau design hasil jadi aplikasi android yang ingin kita buat. Pada aplikasi ini akan terdapat tombol dimana ketika setiap tombol itu di klik maka background dan warna text tombol akan berganti sesuai dengan warna yang telah kita tentukan secara acak. Kalian juga dapat mendownload project ini pada akhir artikel ini

Membuat Project Baru Pada Android Studio

Langsung saja buka aplikasi android studio kalian. Setelah di buka kita akan memulai dengan cara membuat project baru pada android studio dengan cara:
  1. Saat pertamakali dibuka maka akan muncul gambar seperti di bawah ini dan pilih Start a new android studio project.
    membuat project baru di android studio
  2. Masukkan nama aplikasi kalian. Huruf awal dari nama aplikasi harus huruf besar.
    membuat project baru di android studio
  3. pada bagian target android device klik next saja, android studio akan memberikan API yang cocok untuk aplikasi kalian.
  4. pilih Empty activity.
    cara menggunakan android studio
Ini adalah tampilan awal dari project yang kalian buat, di sebelah kiri terdapat navigasi ke dalam folder-folder project. Kalian juga dapat mengklik pada folder yang memiliki tanda panah untuk menampilkan file-file yang ada di dalam folder tersebut. Dan di sebelah kanan merupakan tempat kita untuk memasukkan kode ke dalam aplikasi. Dapat kalian lihat terdapat MainActivity.java, file ini merupakan file utama aplikasi kalian.
cara menggunakan android studio

Kalian juga dapat membuka file Activity_main.xml untuk melihat tampilan awal aplikasi. Dapat kalian lihat preview yang di tampilkan hanya tulisan "Hello World" saja. Preview akan selalu menyesuaikan sesuai dengan perubahan yang kita lakukan.
cara menggunakan android studio

Dapat dilihat bahwa pada file Activity_main.xml di sisi bawah terdapat 2 bagian yaitu Design dan Text. Sebelumnya kita berada pada bagian design. Dengan mengklik bagian text, kalian dapat melihat dalam bentuk kode kalian juga bisa membuat perubahan pada ke 2 bagian baik design maupun text sesuai dengan yang kalian inginkan
cara menggunakan android studio

Menghilangkan Action Bar

Pada mock-up aplikasi yang kita buat tidak terdapat action bar. Tetapi pada preview project di android studio, aplikasi kita mempunyai action bar. Untuk menghilangkan action bar tidak begitu sulit, berikut caranya:
  1. Buka file styles.xml pada res > values > styles.xml.
  2. Ganti atribut parent dengan Theme.AppCompat.Light.NoActionBar.
menghilangkan action bar pada android studio

Setelah mengganti file styles.xml kalian dapat kembali pada bagian preview dan dapat kalian lihat aplikasi kita sekarang sudah tidak ada lagi action barnya

Menambahkan Tombol Pada Aplikasi

Nah sesuai dengan tujuan aplikasi yang ingin kita buat. Kita ingin menambahkan tombol pada bagian bawah dan ketika tombol itu di klik maka warna background akan berubah. Untuk menambahkan tombol :

  1. Pada file Activity_main.xml di sebelah kiri pada bagian widgets drag pada Button ke preview dan taruh di bagian bawah layout aplikasi. Klik juga tanda yang mimin beri kotak merah agar lebar tombol menyesuaikan dengan layout.
    membuat aplikasi android pada android studio
  2. Ganti text dan id dari tombol yang telah kita masukkan tadi dengan cara mengkliknya dua kali.
    membuat aplikasi android pada android studio
  3. Di bagian sebelah kanan pada Device Screen klik pada RelativeLayout dan pada bagian properties ganti idnya menjadi background. Penamaan ID bisa sesuai yang kalian inginkan, ID tersebut nanti akan kita gunakan untuk mengikat event sesuai yang kita inginkan atau bisa disebut juga sebagai referensi.
    membuat aplikasi android sederhana di android studio

Memberi Warna Pada Background dan Text

untuk memberi warna pada background tidaklah sulit. Klik pada RelativeLayout terlebih dahulu dan lihat pada bagian properties di sebelahkanan, temukan kata background dan ubah warnanya sesuai dengan yang kalian inginkan. Disini mimin menggunakan warna awalnya berupa hexadecimal yaitu #3079AB
Cara Membuat Aplikasi Android Sederhana Dengan Android Studio

Kalian juga harus mengubahwarna text dari button yang telah kita buat sebelumnya. Caranya tidak berbeda jauh dengan mengubah warna background. Pertama klik pada tombol dan pada properties di sebelah kanan temukan kata textColor. agar sesuai dengan warna background maka mimin juga memasukkan hexadecimall yang sama yaitu #3079AB.

Membuat Class Baru

Kali ini kita akan membuat kelas atau Class baru untuk menyimpan data warna aplikasi kita dan kelas ini juga berfungsi untuk memanggil warna secara acak. Untuk membuat file Class baru kalian hanya perlu klik kanan pada folder MainActivity.java ---> New --> Java Class. Setelah itu kalian akan diminta untuk memasukkan nama dari kelas tersebut.
menambahkan file class baru pada android studio

setelah membuat kelas baru langkah selanjutnya memasukkan warna dalam bentuk array dan membuat getter yang berguna untuk memanggil warna tersebut. Kalian bisa lihat pada gambar di bawah ini.
Cara Membuat Aplikasi Android Sederhana Dengan Android Studio

fungsi dari getColor() di atas adalah mengambil warna secara acak dari array mBackgroundColor;

Memasukkan Kode Pada MainActivity.java

Untuk memasukkan kode pada file MainActivity.java kalian hanya perlu klik pada file tersebut dan masukkan kode sesuai dengan gambar di bawah ini. Kode yang mimin beri kotak merah adalah kode yang kita tambahkan.

Pada kotak merah pertama kita menentukan member variable terlebih dahulu. Dan pada kotak ke 2 kita mengikat background dan tombol tadi pada member variable. Setelah itu kita menambahkan kode dimana ketika tombol di klik maka warna background akan berubah yaitu dengan fungsi setOnClickListener().
memasukkan kode pada android studio

Menjalankan Aplikasi Pada Emulator

Untuk enjalankan emulator kalian dapt mengklik tanda play berwarna hijau pada bagian tool bar yang mimin beri kotak merah pada gambar. Setelah itu kalian dapat memilih emulator yang kalian inginkan. Disini mimin memilih Nexus 5X API 23. Jika berhasil kalian dapat melihat emulator berjalan dan aplikasi kita sudah terinstall pada emulator.
menggunakan emulator pada android studio

Kalian juga bisa menggunakan HP android kalian sebagai alat untuk menjalan aplikasi yang kalian buat. Untuk melakukan itu kalian hanya perlu mengaktifkan Developer Mode dan mencentang Enable USB debugging pada HP android kalian. Kalian bisa membaca artikel cara mengaktifkan developer mode pada android. Dengan begitu android studio akan otomatis mendeteksi HP kalian sebagai emulator. Kalian juga bisa menjalankan aplikasi yang kalian buat pada bluestack 2 dengan cara membuat file APK nya terlebih dahulu.
Baca ! Emulator android ringan dengan bluestack 2

Membuat File APK

Setelah kita selesai membuat project tersebut tentunya kita ingin membuat file APK nya bukan ?? tentunya juga kita bisa membagikanya kepada teman-teman dan bahkan juga untuk menguploadnya ke play store. Untuk membuat file APK, kalian navigasikan kursor ke menu Build --> Build APK. Setelah itu android studio akan memproses pembuatan apk kalian.

Kembangkan Lagi

Tentunya untuk para developer mereka tidak akan pernah puas terhadap sesuatu yang telah di capai. Kembangkan lah aplikasi ini atau kalian dapat membuat project atau aplikasi baru sesuai dengan yang kalian inginkan. Seperti kata-kata Steve Job "Stay foolish, Stay hungry". Kalian juga dapat menemukan fungsi-fungsi atau cara baru pada halaman dokumentasi Android Studio.
Baca ! Dokumentasi & Referensi dalam pembuatan aplikasi android dengan Android Studio

Download Project

Untuk kalian yang ingin mendownload project ini kalian dapat meng klik tombol di bawah ini.


Kalian juga dapat melihat beberapa aplikasi yang mimin buat pada kategori miminPunya. Kalian dapat mendownload project yang mimin buat dan sekaligus mempelajarinya.

Pentingnya Pola MVC dan DRY Dalam Pembuatan Sebuah Aplikasi


pola mvc dan dry pada pembuatan software

Kali ini mimin akan share beberapa informasi penting untuk menjadi developer yang memiliki kualitas baik web ataupun android. Kali ini mimin akan membahas tentang MVC dan juga DRY. Pada zaman ini untuk menjadi developer yang baik, kita harus memahami dan menerapkan konsep-konsep MVC dan DRY.

Apa Itu MVC

MVC atau singkatan dari Model View Controller adalah suatu pola untuk membuat sebuah aplikasi dengan memmisahkan data (Model) dari tampilan (View) dan cara bagaimana memprosesnya (Controller). Tiap bagian mempunyai fungsinya masing-masing. Dalam membuat sebuah aplikasi jika kita menerapkan pola MVC ini maka kode yang kita buat dapat dengan mudah dimengerti oleh orang lain.

Begitu juga kita ketika ingin melihat kode yang kita buat sebelumnya 2 atau 9 bulan sebelumnya. Dengan menggunakan pola MVC maka kita akan mudah untuk memahami kode tersebut karena kode tidak saling bercampur. MVC juga merupakan hal yang harus diterapkan ketika kalian bekerja sama dalam team. Ini berguna agar mempermudah pemahaman terhadap kodingan yang di buat.

Contoh gambar illustrasi dari MVC:
illustrasi pola MVC
Dapat kalian lihat seperti gambar diatas menunjukkan illustrasi sederhana dari pola MVC. Jadi Kalian harus memisahkan kodingan antara ketiga bagian tersebut.
  • Model merupakan sistem dari aplikasi yang kita buat.
  • View merupakan tampilan dari aplikasi kepada user.
  • Controller digunakan user agar model dan view dapat berkomunikasi.

Dengan begitu ketika kita ingin merubah sesuatu atau membaca kode kita kembali akan menjadi lebih mudah.

Apa Itu DRY

Adapun konsep yang harus kita gunakan dalam membuat aplikasi yaitu DRY. DRY merupakan singkatan dari Don't Repeat Yourself. Dengan DRY kita mencegah kode yang sama ditulis secara berulang-ulang. Dengan DRY juga kita dapat kinerja sistem sehingga menjadi lebih cepat. Contoh DRY pada pemrograman javascript:
contoh konsep DRY pada javascript
mimin ingin menampilkan 6 log dengan tulisan "renotekno" pada browser. Suatu saat mimin ingin mengubah kata "renotekno" menjadi "renotekno.net" pada ke 6 log tersebut. Nah disinilah prinsip DRY harus berjalan. Dibandingkan dengan mengubah tulisan menjadi satu-satu
contoh konsep DRY pada javascript
Lebih baik mimin membuat fungsi sendiri yang mengatur kata-kata log yang ingin di tampilkan. Maka kodenya akan menjadi seperti ini:
contoh DRY pada javascript
Dengan hanya mengganti kata pada fungsi tersebut maka semua kata-kata yang tampil juga akan berupah. Mungkin ini bukanlah salah satu contoh bermanfaat tetapi contoh ini memberikan kita pandangan bahwa kita harus berfikir lebih efektif agar kode yang kita buat mudah untuk di modifikasi. Bayangkan jika kita mempunyai lebih dari 1000 log dan mengubah katanya satu-satu, tentu akan menghabiskan tenaga dan waktu. Nah jadi itulah pentingnya DRY (Don't Repeat Yourself)

Sebenarnya kode di atas juga bisa kita sederhanakan lagi menjadi seperti ini:
contoh konsep DRY pada javascript

Kesimpulan

Jadi dalam pembuatan aplikasi, kita harus menerapkan pola MVC agar kodingan yang kita buat mempunyai bagianya masing-masing sehingga tidak saling bercampur yang dapat membuat pusing ketika membacanya lagi. Kita juga harus menerapkan konsep DRY untuk menghindari pengulangan kode yang sama agar kinerja sistem dapat ditingkatkan dan menghemat waktu.

Fakta Terpendam | Aplikasi Buatan Mimin ke 2

aplikasi buatan mimin ke 2

Hi hi hi hi kali ini mimin ingin berbagi aplikasi android sederhana ke 2 yang mimin buat nih setelah sebelumnya mimin memposting aplikasi android signal from mars yaitu aplikasi android perdana buatan mimin.

Tentang Aplikasi Ini

screenshot dari aplikasi buatan mimin ke 2

Gambar di atas merupakan screenshot hasil jadi dari aplikasi fakta terpendam ini. Inti dari aplikasi ini adalah kalian dapat menemukan fakta-fakta baru dengan gambar pada tiap faktanya. Fakta yang terdapat pada aplikasi berjumlah 6 fakta menarik yang nanti akan mimin perbanyak lagi. Pada aplikasi ini setiap pengguna mengklik tombol "Fakta Lain" maka fakta yang tampil akan berubah.

Pada aplikasi ini juga ketika pengguna memencet tombol, maka warna backgroundnya juga akan berubah, begitu juga dengan warna text pada tombol tersebut akan menyesuaikan dengan warna background yang tampil.

Setiap pemencetan tombol "Fakta Lain" fakta dan warna background yang diganti akan berubah secara random atau acak agar aplikasi ini tidak terlalu statis.

Proses Pembuatan Aplikasi

proses pembuatan aplikasi ini

Seperti biasa, pada pembuatan aplikasi ini mimin menggunakan official IDE software untuk android yaitu Android Studio. Disini mimin juga menggunakan metode MVC untuk membuat aplikasi ini agar aplikasi dapat di maintenance lebih efektif. Apasih itu MVC (Mode View Controller)? kalian bisa membaca artikel pentingnya metode MVC pada pembuatan aplikasi web maupun android.

Aplikasi ini juga memiliki beberapa gambar yang mimin ambil dari Internet pada folder drawable. Ikon sederhana dari aplikasi ini juga mimin buat melalui Adobe Illustrator. 

Aplikasi Fakta Terpendam ini juga sudah mimin upload di play store. Jadi bagi kalian yang penasaran, kalian bisa mendownloadnya langsung di play store atau klik tombol di bawah ini untuk menarahkan kalian ke halaman play store
aplikasi sudah terupload pada google play store


Itulah mengenai aplikasi android sederhana yang mimin buat, semoga bermanfaat dan terus berkarya :D

Project GitHub

Bagi kalian yang ingin mendownload file-file aplikasi android ini dan langsung memasukkanya ke android studio agar kalian bisa langsung mengeditnya, kalian bisa mendownloadnya melalui GitHub pada link dibawah ini:


Bagi kalian yang belum mengetahui apa itu  VCS GitHub kalian bisa membaca artikel Apa itu GitHub ? dan apa fungsi dari github. Nah bagi kalian juga yang belum tau cara memindahkan / mengcopy file-file dari GitHub ke android studio kalian bisa membaca artikel cara mengcopy file-file repositoru GitHub langsung ke android studio.
Back to top
Scroll to top